Rabu, 23 September 2009

MENGUBAH POLA PIKIR


Sekelompok wisatawan tertahan di suatu tempat asing di luar kota. Mereka hanya menemukan bahan makanan yang kedaluwarsa. Karena lapar, mereka terpaksa  menyantapnya, meskipun sebelumnya dicobakan dulu kepada seekor anjing yang ternyata menikmatinya dan tak terlihat efek sampingnya.

Keesokan harinya, ketika mendengar anjing itu mati, semua orang menjadi cemas. Banyak yang mulai muntah dan mengeluh badannya panas atau terserang diare.

Seorang dokter dipanggil untuk merawat para penderita keracunan makanan. Kemudian sang dokter mulai mencari sebab-musabab kematian si anjing yang dijadikan hewan percobaan tersebut. Ketika dilacak, eh ternyata anjing itu sudah mati karena terlindas mobil.

Apa yang menarik dari cerita di atas ?

Ternyata kita bereaksi menurut apa yang kita pikirkan, bukan berdasarkan kenyataan itu sendiri. We see the world as we are, not as it is. Akar segala sesuatu adalah cara kita melihat. Cara kita melihat mempengaruhi apa yang kita lakukan, dan apa yang kita lakukan mempengaruhi apa yang kita dapatkan.

Ini disebut sebagai model See - Do - Get ...
Perubahan yang mendasar baru akan terjadi ketika ada perubahan cara melihat.

Ada cerita menarik mengenai sepasang suami-istri yang telah bercerai.

Suatu hari, Astri, nama wanita ini, datang ke  kantor Roy, mantan suaminya. Saat itu Roy sedang melayani seorang pelanggan. Melihat Astri menunggu dengan gelisah, pimpinan kantor menghampirinya dan lalu mengajaknya berbincang-bincang.

Si Bos berkata, "Saya begitu senang, suami Anda bekerja untuk saya. Dia seorang yang sangat berarti dalam perusahaan kami, begitu penuh perhatian dan  baik budinya." Astri terperangah mendengar pujian si bos, tapi ia tak berkomentar apa-apa.

Roy ternyata mendengar  komentar si bos. Setelah Astri pergi, ia  menjelaskan kepada bosnya, "Kami tak hidup bersama lagi sejak 6 bulan lalu, dan sekarang dia hanya datang menemui saya bila ia membutuhkan tambahan uang untuk putra kami. "

Beberapa minggu kemudian telepon berbunyi untuk Roy.Ia mengangkatnya dan berkata, "Baiklah Ma, kita akan melihat rumah itu  bersama setelah jam kerja."

Setelah itu ia menghampiri bosnya dan berkata, "Astri dan saya telah memutuskan memulai lagi
perkawinan kami. Dia mulai melihat saya secara berbeda tak lama setelah Bapak berbicara padanya tempo hari."

Bayangkan, perubahan drastis terjadi semata - mata karena perubahan dalam cara melihat. Awalnya, Astri mungkin melihat suaminya sbg seorang yang menyebalkan, tapi ternyata di mata orang lain Roy sungguh menyenangkan. Astrilah yang mengajak rujuk, dan mereka kembali menikmati rumah tangga yang jauh lebih indah dari sebelumnya.


Segala sesuatu yang kita lakukan berakar dari cara kita melihat masalah.
Karena itu, bila ingin mengubah kehidupan kita,  kita perlu melakukan revolusi cara berpikir.

Stephen Covey pernah mengatakan : "Kalau kita menginginkan perubahan kecil dalam hidup, garaplah perilaku kita, tapi bila Anda menginginkan perubahan-perubahan yang besar dan mendasar, garaplah paradigma kita"

Covey benar, perubahan tidak selalu dimulai dari cara kita melihat (See). Ia bisa juga dimulai dari perilaku kita (Do). Namun, efeknya sangat berbeda.

Ini contoh sederhana :
Seorang anak bernama Alisa yang berusia empat tahun selalu menolak kalau diberi minyak ikan. Padahal, itu diperlukan untuk meningkatkan perkembangan otak serta daya tahan tubuhnya. Betapapun dibujuk, ia tetap menolak. Dengan maksud baik, kadang-kadang ia dipaksa menelan
minyak ikan. Ia menangis dan meronta-ronta. Usaha tersebut memang berhasil memaksanya, tapi ini bukan win-win solution.
Si orang tua menang, ia kalah.

Ini pendekatan yang dimulai dengan Do.

Maka ditemukanlah cara lain yaitu dengan mengubah paradigma Alisa. Si orang tua tau Alisa sangat suka sirup, karena itu  minyak ikan tersebut di aduk dengan air dalam gelas. Ternyata, ia sangat gembira dan menikmati "sirup" minyak ikan itu. Bahkan, sekarang ia tak mau mandi sebelum minum "sirup" tersebut.

Contoh sederhana ini menggambarkan proses perubahan yang bersifat inside-out (dari dalam ke luar). Perubahan ini bersifat sukarela dan datang dari Alisa sendiri. Jadi, tidak ada keterpaksaan.

Inilah perubahan yang diawali dengan See.

Perubahan yang dimulai dengan Do, bersifat sebaliknya, yaitu outside-in.  Perubahan seperti ini sering disertai penolakan. Jangankan dengan bawahan, dengan anak kecil seperti Alisa saja, hal ini sudah bermasalah.

Pendekatan hukum bersifat outside-in dan dimulai dengan Do.

Orang tidak korupsi karena takut akan hukumannya, bukan karena kesadaran. Pada dasarnya orang tersebut belum berubah, karena itu ia masih mencari celah-celah yang dapat dimanfaatkannya.

Pendekatan SDM berusaha mengubah cara berpikir orang. Akar Korupsi sebenarnya adalah
pada cara orang melihat. Selama jabatan dilihat sebagai kesempatan menumpuk kekayaan, bukannya sebagai amanah yang harus dipertanggung- jawabkan, selama itu pula korupsi  tak akan pernah hilang.

Inilah pendekatan inside-out.

Memang jauh lebih sulit, tetapi efek yang dihasilkannya jauh lebih mendasar.

Cara kita melihat masalah sesungguhnya adalah masalah itu sendiri.
Karena itu, untuk mengubah kehidupan, yg perlu Anda lakukan Cuma satu :
"Ubahlah cara Anda melihat masalah "

Mulailah melihat atasan yang otoriter, bawahan yang tak kooperatif, pelanggan yang cerewet dan pasangan yang mau menang sendiri sebagai tantangan dan  rahmat yang terselubung. Orang-orang ini sangat berjasa bagi kita karena dapat membuat kita lebih kompeten, lebih  profesional, lebih arif dan lebih sabar.

John Gray, pengarang buku Men Are from Mars and Women Are from Venus, melihat masalah dan kesulitan dengan cara yang berbeda.Ujarnya, "Semua kesulitan sesungguhnya merupakan kesempatan bagi jiwa kita untuk tumbuh"


Jumat, 18 September 2009

20 KIAT MEMOTIVASI DIRI


Hari ini adalah mikrokosmos dari hari-hari berikutnya dan merupakan bentuk mini dari keseluruhan hidup Anda. Tinggi rendahnya motivasi diri Anda, ditentukan dari bagaimana Anda memandang penting tidaknya hari ini.

Pada saat seseorang berhadapan dengan alternatif untuk menjadi seorang yang optimis atau pesimis, sesungguhnya dia sedang memutuskan sesuatu yang "besar". Sebab, satu dari dua alternatif yang dipilih itu akan menentukan apakah orang tersebut akan merasa termotivasi atau akan berada dalam situasi dan kondisi yang demotivasi. Penggambaran yang gamblang tentang apa sebetulnya tujuan yang ingin dicapai merupakan modal awal yang sangat berharga. Sebab untuk benar-benar membuat diri dan kehidupan kita hidup, langkah kongkret mesti diambil.

Kreasi baru dapat dilakukan bila motivasi sudah merajuk dalam jiwa. Seperti air mengalir, akan pindah dari suatu tempat ketempat lain.
Kiat-kiat yang dapat membantu Anda yang ingin agar dirinya memahami, apa sebetulnya yang bisa Anda lakukan.

Ciptakan Visi
Ciptakan sesuatu yang dapat "membangunkan" kita saat pagi menjelang. Sesuatu yang membangkitkan gairah hidup itu adalah visi. Visi harus dibentuk dan diciptakan dan jangan ditunda. Visi yang sudah Anda tetapkan boleh saja dirubah tapi jangan pernah berpikir untuk kosong dan tidak memiliki visi.

Jauhi keinginan bersenang-senang
Bergembira untuk melepas lelah dan kepenatan tidak dilarang karena sangat diperlukan untuk membuat fisik dan mental Anda rileks sehingga tantangan berikutnya dapat dihadapi dengan lebih siap, tapi jangan hidup dalam budaya bersenang-senang terus.

Gunakan perangkat yang Tepat
Dalam keadaan gembira, unsur-unsur kimia dalam tubuh berubah dan membuat motivasi serta energi seperti diperbaharui. Tapi, jangan terjebak mencari kegembiraan "di luar" diri Anda, sebab kegembiraan itu belum tentu ada disana, dia ada dalam diri Anda. Carilah yang cocok untuk merasa gembira sehingga mampu menggairahkan motivasi Anda.

Kembangkan terus Tujuan Anda
Apa yang tidak mereka capai sesungguhnya disebabkan perumusan tujuan hidupnya dirumuskan sangat sederhana, atau terlalu samar. Akibatnya? Mereka tidak memiliki kekuatan. Padahal untuk mencapai sesuatu kita mesti tertantang untuk mengeluarkan kekuatan yang sebenarnya.. Yang membuat motivasi kita bangkit sebetulnya adalah perumusan target yang besar tapi spesifik.

Tetapkan Saat Kematian
Anda boleh bahkan perlu memikirkan saat kematian datang meskipun gejala kearah itu belum tampak jelas. Mampu membayangkan saat-saat terakhir hidup, sesungguhnya merupakan saat-saat yang penuh sensasi. Anda dapat membayangkan bagaimana masa-masa menjadi anak, lalu bagaimana mulai tampil sebagai pribadi yang memiliki kreasi besar.

Tinggalkan Teman yang Tidak Perlu
Secara perlahan-lahan tinggalkan teman-teman yang memang tidak dapat mendorong Anda mencapai tujuan hidup. Sebab, siapapun teman yang Anda gauli, seharusnya mampu menghadirkan perubahan. Hidup bersama dengan orang yang optimis sellu membuat kita berpikir, kemungkinan-kemungkinan tidak pernah tertutup.

Dekati Rasa Takut
Sisi lain rasa takut adalah rasa aman dan keberuntungan. Pada saat dapat mengatasi rasa takut, saat itu Anda berhasil meningkatkan keyakinan diri bahwa Anda memiliki kemampuan untuk menjadikan hidup lebih baik.. Jika perasaan takut ini muncul, pejamkan mata seolah-olah takut itu tidak pernah ada.

Membuat Jadwal Comeback
Upaya untuk pencapaian target tidak selamanya berupa jalan lurus, bisa jadi berliku, tanjakannya tinggi, turunannya sedikit. Meski begitu Anda tetap dapat merencanakan. Ambil kalender, tentukan saat merenung serta menyembuhkan diri. Bagi Anda yang sedang dalam posisi aman dan menguntungkan, langkah ini perlu juga diambil. Melakukan pembaharuan pada saat berada di atas, baik sekali. Rencanakan untuk menjauhi hal-hal tertentu, termasuk mungkin yang selama ini paling Anda sukai. Bila kelak Anda sampai pada saat yang menyenangkan itu lagi, rasanya akan lebih nikmat, sebab Anda sudah dalam kondisi diperbaharui.

Ucapkan "Selamat Datang" pada Setiap Masalah
Setiap jalan keluar mengandung masalah baru. Bila kita memandang masalah sebagai kutukan, kita akan merasa makin sulit termotivasi. Sebaliknya bila kita selalu siap akan munculnya sebuah masalah, kita sudah menyisakan energi sehingga motivasi tetap tinggi.

Awali dengan Rasa Senang
Banyak orang baru merasa senang bila target yang ditetapkan tercapai. Tetapi, bukan tidak mungkin keberhasilan itu tidak pernah datang. Dalam kondisi demikian Anda harus berhasil menjelaskan bahwa apa yang belum Anda capai itu bukan hasil dari kekuatan atau kemampuan Anda. Dengan begitu, Anda akan selalu merasa bahagia pada setiap langkah perjalanan karier atau hidup.

Berlatih dengan Keras
Anda ingat sebuah lagu yang dibawakan oleh Achmad Albar "Dunia ini adalah Panggung Sandiwara" .Kita harus berlatih terus bila ingin berperan dengan baik. Prinsipnya tidak ada yang tidak dapat kita hadapi kalau pada masa depan ternyata kita mampu mengatasinya. Semakin giat berlatih semakin mudah pula mengatasi setiap "adegan". Ingatlah sebuah peribahasa: "berakit-rakit dahulu, berenang-renang ketepian".

Membuka Masa Depan

Tugas kita pada saat kini adalah berlatih dengan penuh konsentrasi. Kita tidak hidup di masa lalu dan di masa mendatang. Fokuslah pada apa yang harus kita lakukan atau menetapkan tujuan. Buatlah moto "kini dan di sini" (right here and now) .

Kembangkan Permainan

Hikmah dari sebuah permainan, selalu ada yang lebih baik dari kita. Kalau kita berpacu untuk mengalahkan sesesorang, sesungguhnya kita sedang "memanggil" sesuatu yang lebih atau kuat dari dalam diri kita. Ingatlah bukan bagaimana lebih baik dibanding orang lain, tapi jadilah lebih baik diandingkan diri sendiri.

Lihat ke Dalam Diri Anda

Banyak dari kita menunggu penilaian diri dari orang lain. Memang baik selama masukannya positif. Namun bila berlangsung terus, kita sebetulnya dalam keadaan bahaya, sebab panggambaran diri kita jadi tergantung pada penilaian orang lain. Lihatlah ke dalam dan ciptakan sendiri ke dalam dan ciptakan sendiri kesan yang Anda inginkan tentang diri Anda.

Berangkat Perang.

Untuk berperang kita tidak perlu menunggu datang bencana. Ciptakan sendiri tantangan yang dapat membuat Anda mengeluarkan kemampuan terbaik. Joan of Arc pernah berujar: "setiap perang muncul memiliki dua kemungkinan; akan Anda menangkan, atau sebaliknya, tidak pernah anda pikirkan sebelumnya.

Ciptakan Perubahan Sekecil Apapun

Kalau ingin jadi pelukis, konsekuensinya Anda tidak boleh gemetar memegang kuas. Percayalah bahwa hal-hal kecilpun terasa menarik bila dikerjakan dengan cara yang berbeda. Tidak ada yang sia-sia dari sebuah perubahan, meskipun kecil.
Lakukan dengan cara Konyol
Kadang-kadang kita tidak mengerjakan sesuatu karena takut tidak mampu melakukan dengan baik atau beralasan "sedang menunggu ilham". Ini tidak boleh dibiarkan berlarut-larut. Bila merasa tidak termotivasi padahal anda perlu melakukan sesuatu, kerjakan dengan cara konyol (badly). Nikmati setiap bagian pekerjaan yang Anda lalui.

Biasakan bertanya

Pada saat bertanya tentang sesuatu, bayangkan seuah pemikiran kritis, "apakah kita tidak bisa melakukannya dengan lebih kreatif? Jangan pernah puas dengan apa yang Anda lihat, munculkan sikap menolak dengan tujuan membuat Anda lebih kreatif.

Biarkan Berjalan.

Biarkan motivasi diri berkembang dan hilangkan rasa grogi serta keraguan, dengan begitu Anda akan segera menemukan perkembangan.
Curahkan Seluruh Kehidupan Anda Hari Ini
Hari ini merupakan bentuk mini dari keseluruhan hidup Anda. Motivasi diri ditentukan dari bagaimana kita memandang penting tidaknya hari ini.

Kaya Pengalaman

Pengalaman teman kami ini membuat lidah kami berdecak. Ketika kami berkunjung ke kotanya, ia bercerita bahwa ketika kanak-kanak ia pernah bersepeda puluhan kilometer membelah sawah, kebun tebu dan hutan kecil yang sekarang menjadi lahan perumahan megah.

Ia pun bercerita tentang kegiatan masa kecilnya, seperti mengeringkan daun, mengawetkan belalang dan kupu-kupu, membuat rumah burung, menyusun kliping, dan tak lupa membolos. Ketika remaja, pernah menjadi kenek truk hingga ke seberang pulau,membaca banyak buku dan sastra, bahkan sempat mencuri buku yang diidamkannya dari perpustakaan sekolah, menulis beberapa cerita dan puisi, takut berlatih silat meski banyak temannya adalah pendekar.

Pernah juga berteman dengan pelukis, memainkan Bach, menjadi offisial atlet cacat, memunguti ikan yang tercecer saat musim pemindahan ikan di tambak rakyat tiba, dan semua
pengalaman lain yang sangat menarik disimak.

"Pengalaman anda kaya sekali," ujar kami. "Tidak!" tukasnya. Sambil menatap keheranan ia melanjutkan, "Jangan salah sangka. Semua orang memiliki pengalaman yang sama kayanya. Hanya saja tidak semua orang mampu menghargai dan mengambil pelajaran darinya.

Bila kau benar-benar terserap dalam setiap garis pengalaman hidupmu, kau akan sadari tiada satu pun yang sia-sia dalam hidup ini.

Hidup ini terlalu cantik untuk diacuhkan.
Bila kau merasa hidupmu hampa,
itu karena kau tak menghargainya."


Kebiasaan Orang Sukses

Kesuksesan adalah obsesi setiap insan di dunia ini. Dan apapun akan diusahakan untuk meraih sukses itu. Memang, walau ukuran sukses bagi tiap orang berbeda-beda, tetapi apapun judulnya pastilah setiap orang ingin sukses.

Mungkin banyak yang masih bingung, bagaimana sih mencapai sukses itu? Apakah harus selalu bekerja keras, pantang menyerah, dan tidak mengenal lelah?
Menurut David C. Mc Clelland, seorang guru besar di Amerika yang mendalami perjalanan orang-orang sukses di dunia, mereka yang sukses adalah orang-orang yang tidak pernah berhenti mencoba, sekalipun awalnya mereka harus menemui kegagalan. Untuk lebih jelasnya, bagi anda yang ingin sukses, coba ikuti apa saja yang dilakukan oleh orang-orang sukses berikut ini, menurut penelitian
yang telah dilakukan oleh Mc Clelland:
- Orang sukses selalu percaya diri dan merasakan bahwa mereka berbuat sesuatu untuk dunia. Mereka memandang sebuah dunia yang besar dan ingin memainkan peranan penting di dalamnya. Mereka tetap bekerja sesuai keterampilan mereka, sambil tetap menyadari bahwa keterampilan inti memberi nilai kepada keterampilan lainnya. Mereka juga sadar, karya terbaik akan menghasilkan kompensasi bagi mereka.
- Orang sukses mau mengambil risiko. Mereka berupaya untuk mencapai target, melakukan penghematan, membangun relasi dengan banyak orang, dan gesit mencoba sesuatu yang baru untuk mengikuti perkembangan jaman. Apapun akan dilakukan
oleh mereka untuk mencapai sukses, sepanjang jalan yang dilewatinya positif.
- Orang sukses mampu menikmati apa yang mereka kerjakan. Mereka selalu melihat pekerjaan sebagai hobi atau kesenangan. Mereka juga memilih pekerjaan yang dapat melecut semangat juang mereka. Karena orang sukses menyukai tantangan. Mereka sangat menikmati proses pencapaian kesuksesan mereka, dimanapun mereka berada.
- Orang sukses adalah orang yang tak pernah berhenti belajar. Mereka sangat menyadari bahwa ilmu pengetahuan tidak pernah berakhir sekalipun kehidupan nyaris berakhir. Ilmu pengetahuan bisa didapat dari buku-buku pengetahuan, surat kabar, majalah, televisi, internet dan lain-lain. Jangan khawatir, di jaman teknologi informasi dewasa ini anda nggak akan kekurangan media untuk memperoleh ilmu pengetahuan. Ingat, dengan pengetahuan yang cukup, anda akan semakin percaya diri dan leluasa melangkah di dunia kerja.
- Orang sukses selalu berpandangan positif terhadap apa yang dapat mereka kerjakan. Mereka mampu menyemangati diri sendiri untuk berhasil meraih sukses. Karena umumnya, orang sukses punya cara tersendiri untuk memotivasi diri hingga mereka dapat terus berkarya. Hebatnya, mereka pun mampu menyemangati orang lain
untuk mencapai sukses yang diinginkan.
- Orang sukses tidak pernah setengah-setengah dalam bekerja. Mereka memiliki semangat yang membara dan kekuatan yang penuh untuk mencapai kesuksesan. Mereka pandai memanfaatkan waktu dengan baik dalam kemampuan fisik dan mental untuk mencapai sukses.
Nah apakah anda juga ingin sukses? Pasti lah ya...! So, kalau anda ingin sukses coba aja ikuti apa yang sering dilakukan oleh mereka yang sukses. Siapa tahu, sukses itu milik anda.